Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Puisi Jatuh Cinta

Pusi Ketika Jatuh Cinta -Ada saat dimana kita pernah merasakan rasanya jatuh cinta. Perasaan itu pulalah yang bisa membuat hidup kita terasa indah seperti “puisi ketika jatuh cinta” berikut :

Saat asa tak lagi mampu menjawab
kini hati tak lagi mengucap
Sepi yang erat mendekap
dan hanya kosong yang kutatap
Saat rasa menjadi beku
hatipun merasa pilu
Hasrat yang terbelenggu
kuingin semua berlalu
Aku tak mampu . . .
Aku tak sanggup . . .
Dan aku tak ingin kau jauh . . .
Dengarlah sayang,
suara hatiku memanggilmu..
Rasakanlah sayang,
disini aku mendambamu..
Jangan biarkan aku sendiri dan kesepian,
Ku ingin Kau mngerti perasaan ini,
Karena,,,
Ku yakin kaulah bagian dari hidupku…

Puisi Doa Untuk Pacar

Puisi Doa Untuk Pacar – Selain kita berDo’a untuk kedua Orang Tua kita, kita juga mesti menDo’akan kekasih kita.
Dan berikut Puisi Doa Untuk Pacar.
Doa Untuk Kekasih
Doa Untuk Kekasih

Mungkin hanyalah doa yang terucap dari bibir qu….
doa yang selalu aku ucapkan hanya untuk sang kekasih….
mungkin hanya doa yang bisa aku ucapkan untuk sang kekasih….
semoga di sana Ia bahagia dengan pilihanya di sana…

Puisi Kehidupan

Puisi Puisi Kehidupan -Banyak orang bilang kalau Hidup adalah suatu perjuangan dimana didalamnya banyak sekali cobaan. Berikut adalah “Puisi-puisi Kehidupan” untuk penyemangat kita menghadapi kehidupan.

untuk hidup.. segala’a harus di lakukan…
untuk hidup.. kufikirkan apa yang terbaik…
untuk hidup.. aku mencoba untuk selalu sabar…
untuk hidup.. kuingin ada org yg selalu bsa jdi segala’a untukku…
untuk hidup.. kucari kebahagiaan yg sulit untuk di dapat…
untuk hidup.. aku mencoba merubah apa yang ada…
untuk hidup.. aku tersenyum…
untuk hidup.. aku mengalah…
untuk hidup.. aku menutup diri…
untuk hidup.. aku menangis…
untuk hidup aku tertawa…
untuk hidup aku berjalan dan berlari…
karena hidup ini membuatku berfikir apa yang akan terjadi bila aku hanya berdiam diri…

Puisi Perjuangan Hidup

Puisi Perjuangan Hidup
Puisi Perjuangan Hidup

Puisi Perjuangan Hidup – Bisa dibilang ini salah satu puisi terpanjang di mana puisi perjuangan hidup yang pernah saya baca dari salah satu forum. Banyak hal yang dapat kita petik dari puisi perjuangan hidup di bawah ini…

Puisi Perjuangan Hidup
Aku mulai bangkit
Dari lemahku
Dari rapuhku
Menjejak lebih kuat
Berdiri lebih tegap
Berjalan dengan pasti
Tak lagi peduli apa disampingku
Hiraukan semua bisik bisik sayu
Yang terus berusaha menjatuhkanku
Lihatlah diriku kini
Sudah dewasa
Menjalani hidupku .. masalahku .. dan sepiku
Tak lagi cengeng
Tak lagi pasrah
Aku kini berjuang
Untuk diriku
Untuk mimpiku..
Lugu…
Tampang dewasa, kelakuan bocah.
Merengek bila tak tercapai,,
Marah saat kecewa..
Merajuk jika di hina..
Tampak luar tampak beda..
Menengok kedalam semakin berbeda..
Aku yg mereka kira sudah dewasa..
Belum cukup dewasa untuk diriku sendiri..
Aku yg terlihat matang diluar,,
Ternyata kecut didalam..
Seorang kecil berkelakuan dewasa.
Seorang lemah mengaku kuat.
Itulah aku..
Hari berpindah..
Waktu berkejar..
Tetap saja aku seperti ini..
Diam tak beranjak..
Tiada bertambah cakap.
Tak semakin kuat,,
Beradu mulut layak bocah,,
Diam saat ketakutan..
Aku sesali diriku sendiri,
Kujeritkan sakitku sendiri..
Tanpa ada teman..
Belum ada sahabat..
Ya.. masih sendiri..
Roda hidup kini berubah,
Benih diriku sedikit mulai tumbuh,,
Berubah kuncup menghijau kecil..
Lemahku kian tertutupi,,
Tangisku mulai memudar..
Saat ini kutlah blajar lebih banyak.,
Dari teman, sahabat, dan cinta..
Tlah kurasakan getir pahit perkelahian dan perselisihan,,
Kuicipi bagaimana cinta dan sayang dihidupku..
Kini kutlah sedikit bangkit,
Sedikit terduduk dan mengambil langkah,,
Mencoba meraih mimpi-mimpi kecilku..
Beralih jalan memutar fikir.
Mimpi” kecil terganjal keras diotak,
Memaksa berulah memaksa bertaruh,
Berulah ku mencapai mimpi,
Menaruhkan waktu pengganti bukti,
Sedikit, dan kecil.
Mimpi memancarkan sinar nyata
Menghangatkan hidup yg kian hampa.
Melebarkan senyumku menanti hasil yg pasti,,
Jalanku semakin lurus,
Mudah dan terasa mulus,
Aku yakin aku harus,,
Merapatkan langkah memantapkan cercah
Semakin jauh semakin rumit,
Kerikil yg mudah berganti karang terjal.
Hidupku dan mimpiku menemukan cinta,
Cinta yg takkusangka datang disaat tak terduga.
Kutemukan cahaya
Cahaya terang penuh harapan.
Mendekat dan kemudian berkumpul
Melesat cepat tak terhindar
Meriuh satu menyatukan angan.
Kini tujuanku satu,,
Cintanya .
Kisah tak terduga tertulis,
Cintaku berdekatan dengan ceritanya,
Kurajut kisah, dengan cintaku sendiri,
Kucoba mendekat dan merapatkan langkah..
Kini bicaraku dekat dengannya,
Kini tawaku dihiasi tawanya,
Kini aku semakin jatuh cinta padanya..
Tanpa dia tahu besarnya rasa itu.
Tak terkira kukan bertemu dengannya,
Wanita sempurna dengan sifat seadanya
Tawanya bergetar ringan seringan wajahnya,
Senyumnya lebar, setulus wajahnya,
Santai langkahnya, sepolos hatinya.
Hei,…
Aku mencintainya..
Aku mencintainya…
Kisahku berlanjut,
Semua tak sesuai dengan harapku..
Kutulis kembali cerita luka..
Dipertemukan aku dengan sebutir emas..
Cahayanya.. menerangi hatiku yg dulu mati..
Indahnya.. memaksaku memimpikannya..
Berharga.. sangat berharga emas itu..
Kulalui hari”ku bersamanya ..
Sekedar mengumbar tawa dan berbagi cerita..
Aku tahu.. kita saling memahami.. dan akupun tahu dia menyadari itu…
Hal kecil darinya mampu membuatku bahagia..
Candaan yg keluar seiring katanya sanggup membuaiku dalam sekejap..
Sayang..???
Tidak !! lebih tinggi dari itu..
Aku sadar diriku telah mencintainya..
Dalam.. dan sangat tulus..
Aku inginkan dirinya mendampingiku.. berjalan seiring dengan langkahku..
Tertawa bersama dengan candaku..
Berbagi.. hanya bersamaku..
Tapi sayang..
Takdir berkata lain..
Emas itu tidak merindukan batu seperti aku..
Emas itu tidak berharap seperti aku berharap padanya..
Dia.. dia berharap akan butiran emas lain.. bukan aku..
Emas itu akan menjalin suatu cinta yg tidak bisa aku raih..
Kini emas itupun meninggalkanku..
Dan kini aku pun hanya menjadi batu mati seperti yg dulu..
Hanya bisa diam.. menikmati angin dan paduan alam lainnya..
Sendiri disini..
Ya.. kembali lagi seperti dulu..
Aku..
Sang batu kesepian
Gejolakku semakin meninggi,,
Emosiku labil tak terkendali..
Siang hingga malam tak terasa, tak berbekas,
Difikirku hanya satu,
Dianganku hanya satu,,
Dirinya..
Malam Itu..
Langit yg Gelap dan Sepi..
Disaat dingin menyapaku untuk kesekian kalinya
Menabrakkan kerasnya tusukan itu ke tubuhku..
Dengan harapan setinggi langit
Berharap waktu bisa mempertemukan aku dengannya..
Takdir menjawab..
Dipertemukan aku dengannya..
Gundah.. Bingung..
Tak tahu apa yg harus aku bicarakan..
Akal sehatku berkecamuk difikirku
sampai akhirnya aku bisa berkata..
Sedikit.. kemudian diam.. Sedikit .. dan diam lagi.
Dengan sgala kegalauan di lubukku,kuteruskan Kata”ku..
Bahwa aku hanya ingin dia tahu isi hatiku ..
Tapi ternyata
Aku lemah..
Aku masih sangat rapuh..
Terlalu cepat kukatakan semua itu
Hingga membuatku menyesal sekarang
Saat mendung berkepanjangan dan bintang menghilang
Kepercayaan diri tetap tersisa akan munculnya matahari
Menghalau riuhnya mendung..
Memanggil terangnya bintang..
Saat panas menyemai dan kering beriringan..
Kepercayaan diri masih tumbuh untuk turunnya hujan
basahnya meluncur.. berlari.. menyejukkan bumi..
Aku.. sang pemuja kepercayaan..
Yakin munculnya kebaikan ditiap musibah yg datang..
Tak akan pernah menyerah akan kehancuran..
Terus berharap kembalinya kedamaian hati..
Ya.. itu aku..
Dengan kepercayaan setinggi langit..
Dengan kepercayaan sekuat angin..
aku..
“Sang pemuja Kepercayaan”
Kepercayaanku tidak hampa.
Keinginanku berubah nyata.
Kutemui suatu kisah tak terlupa.
Di bawah langit bertemankan angin,
Disinari mega sore berhiaskan awan,
Aliran cintaku menemukan muaranya,
Dan membentuk kisah baru
Yang kini menyesalkanku
Tapi tak apa
Itu masa laluku
Dan aku tidak hidup di masa itu
Maaf
Dan kini kuhapus semua memori itu
Meski masih tersisa
Dan tak akan terlupa
Tapi aku akan terus berjalan
Menuju perbaikan
Tak peduli mereka berkata apa
Memaki apa
Aku akan tetap berjalan

Cinta Karena All0h.

Puisi Cinta Karena Allah…
Genta bukanlah genta sebelum dibunyikan
Lagu bukanlah lagu sebelum dinyanyikan
Cinta disanubari bukan untuk dipendamkan
Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan

Cinta dalam bentuknya yang paling sejati
tidak memiliki bahasa atau kata
Ia hanya memiliki seribu satu tindakan
yang berharap dapat kita jelaskan
Cinta adalah simbol keabadian
yang menyaput segala rasa waktu
Membuang semua kenangan tentang awal
dan ketakutan tentang akhir
Bagian hidup yang terbaik dari kehidupan seseorang
yang baik adalah tindakan-tindakannya yang kecil,
tak bernama dan tidak pernah diingat
mengenai kebaikan dan cinta
Kehidupan berawal
setelah aku jatuh cinta padamu
Waktu dan jarak tidaklah berarti
Kedekatan adalah urusan hati
Mencintai dan dicintai adalah merasakan kehangatan
matahari dari kedua sisi
Hidup tanpa cinta, bagaikan kapal tanpa kemudi,
raga tanpa tubuh
Dicintai begitu dalam oleh seseorang akan memberimu kekuatan
Mencintai seseorang begitu dalam akan memberimu keberanian
Tidak ada pengobatan untuk cinta selain mencintai lebih dalam lagi
Milikilah hati yang tidak pernah mengeras,
temperamen yang tidak pernah lelah
dan sentuhan yang tidak pernah menyakiti
Untuk mendapatkan hati seorang wanita
Seorang laki-laki harus menggunakan hatinya terlebih dahulu
Setelah saya belajar mencintai Tuhan melebihi kekasih saya di bumi,
Saya pasti mencintai kekasih itu lebih baik daripada sebelumnya .

Ucapan Hari Raya Aidul Fitri

Jika hati ini seringkali jengkel,
Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri,
Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam
Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki
Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI
Raihlah JEMPOL dari Ilahy
..
..Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa beningkan hati seperti XL,
Dapat berpikir luas seperti SIMPATI,
memberi maaf secara cuma2 seperti AS,
memberi banyak kesempatan seperti IM3,
murah senyum seperti JEMPOL,
& yang palingg penting kita dpt berpikir cerah seeprti MENTARI.
Sebelum cahaya Illahi dipadamkan,
sebelum langit runtuh,
sebelum pintu taubat ditutup,
sebelum malaikat menjemput,
sebelum ramadhan tiba,
maaf kalau ada perkataan yg menyinggung sampai telinga panas seperti ESIA.

Ucapan Hari Raya Aidul Fitri

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri 2008
Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1429 H.
Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI .... H
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Ucapan Hari Raya Aidul Fitri

Jika semua HARTA adalah RACUN maka ZAKAT-lah penawarnya,
Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA&TOBAT lah obatnya,
Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHAN lah pemutihnya,MOHON MAAF LAHIR&BATHIN,SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.

Ucapan Hari Raya Aidul Fitri

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang e-mail ini.
Sebelum cahaya  padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,
saya mohon maaf lahir dan bathin…

Pantun Hari Raya Aidul Fitri

Lapar puasa terketar-ketar
Bila berbuka lega rasanya
Kad raya tak sempat nak hantar
Kiriman MMS pun dah kira grand lah ye..!
Anak Dolah makan lepat
Makan lepat sambil melompat
Nak hantar kad raya dah tak sempat
Pakai MMS pun kira ok what?
Lemah lembut tuan puteri
Berkain cindai cantik dipandang
Meriah menyambut Aidilfitri
Sahabat handai datang bertandang
Udara dingin hening pagi
Tabuh bising mulakan hari
Aidilfitri menjelma lagi
Masing-masing pakai berseri
Tanpa mengira miskin kaya
Pangkat kedudukan hamba shaya
Sama-sama menyambut raya
Maaf-maafan dihari bahagia
Aidilfitri hari kemenangan
Kejayaan menempuh halangan
Mengenali erti kesenangan
Bagi mereka yang kekurangan
Aidilfitri hari kemaafan
Menghapus kesalahan sesama insan
Memupuk perpaduan sesama ehsan
Mengikat tali keakrapan
Cincin disarung hati berdebar
Jarinan lembut wajah terhias
Ramadan disambut penuh sabar
Aidilfitri disambut dengan meriah
Saidina Affan menyusun kata
Tutur peri yang aulia
Maaf-bermaafan sesama kita
Di Aidilfitri yang mulia
Selamat Hari Raya Maaf Zahir Batin

Puisi Kecewa

Puisi Dendam

Aku sudah tak ingin lagi peduli padamu
Sudah tak ingin…
Kekecewaan ini tlah menumpuk
Menjadi amarah yang tak bisa aku luapkan
Aku kan diam
Diam dalam dendam
mengutukmu sepanjang malam
Bersama kelamnya mimpi yang tlah kau injak injak
Tak akan ada lagi doaku
Sungguh bisa kau pastikan itu
Untaian harap tlah terburai jadi mantra hitam
Yang akan menghampiri tidurmu
Mencekik dan membunuhmu perlahan
Dan bila aku mati nanti
Akan kuhantui bayangmu
Terus.. Hingga kau menyadari kehadiranku yang kau sia siakan..

Puisi Cinta

 Jatuh Cinta

Saat asa tak lagi mampu menjawab
kini hati tak lagi mengucap
Sepi yang erat mendekap
dan hanya kosong yang kutatap
Saat rasa menjadi beku
hatipun merasa pilu
Hasrat yang terbelenggu
kuingin semua berlalu
Aku tak mampu . . .
Aku tak sanggup . . .
Dan aku tak ingin kau jauh . . .
Dengarlah sayang,
suara hatiku memanggilmu..
Rasakanlah sayang,
disini aku mendambamu..
Jangan biarkan aku sendiri dan kesepian,
Ku ingin Kau mngerti perasaan ini,
Karena,,,
Ku yakin kaulah bagian dari hidupku

Puisi Untuk Kehidupan

 Kehidupan

untuk hidup.. segala’a harus di lakukan…
untuk hidup.. kufikirkan apa yang terbaik…
untuk hidup.. aku mencoba untuk selalu sabar…
untuk hidup.. kuingin ada org yg selalu bsa jdi segala’a untukku…
untuk hidup.. kucari kebahagiaan yg sulit untuk di dapat…
untuk hidup.. aku mencoba merubah apa yang ada…
untuk hidup.. aku tersenyum…
untuk hidup.. aku mengalah…
untuk hidup.. aku menutup diri…
untuk hidup.. aku menangis…
untuk hidup aku tertawa…
untuk hidup aku berjalan dan berlari…
karena hidup ini membuatku berfikir apa yang akan terjadi bila aku hanya berdiam diri…

Puisi sahabat


 Sahabat ku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya
Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya


Puisi

Ibunda

bunda, bunda
anakmu ingin berjumpa
barpelukan penuh cinta
nanda takkan pernah lupa
besar cinta yang bunda punya
telah ku terima sejar lahir kedunia
mesi sering kubuat dirimu menangis terisak
tetap saja kau meneteskan keringatmu untukku
maafkan nanda, bunda
nanda baru sadar, sesakit inilah rasa kehilangan yanng abadi
tetsan air mata tak dapat kubendung
melihat tubuhmu terbujur kaku
bunda…………….
dibulan purnama ini, aku alunkan lagu rindu
dikeheningan malam
semoga bunda terselimuti hangat do’aku
amin

Puisi

Bunda

wajah mu begitu manis
kau bangunkan aku dengan senyummu yang begitu indah
untuk mengajakku ceria tiap pagi

bunda…
jasa mu begitu besar
kau yang beri aku kesempatan
untuk melihat dunia ini

bunda…
kau tak pernah putus semangat
untuk membimbingku
kau yang slalu mendukung ku untuk bisa

bunda…
perjuangan mu amatlah berat
kasih sayang mu tak ada putusnya
hingga kali ini ku ucapkan

~ TRIMAKASIH BUNDA ~

Read more: http://www.gudangpuisi.com/2011/06/bunda-3.html#ixzz1T2qgnzVC

Puisi Cinta

Musik yang menyanyikan cinta

Ada gerimis di jantungmu
musik yang menyanyikan cinta

kusaksikan refreinnya mengembun di matamu
menetes di kelopak bunga

seolah pagi baru saja bangkit
mengetukngetuk jendela.

Kau tatap aku, pun aku tak dapat menahan
matamu bagai sunyi dalam senandung

cinta di bulan
Agustus.

Aku terseret gerimis di
jantungmu.

Puisi Cinta

Algoritma laut dan hujan

Bila kau seumpama laut dan hujan, algoritma ini merelasikan ombak dan hujan: Ombak itu pelukan, hujan itu deras bisikan, dan gemuruh adalah dentum cinta yang tak henti menghantam dada, menghujamkan airmata ke penjuru semesta, menjelma kepakkepak camar yang menjaga samudera. Perahu itu aku.

Di ujung tanjung, debar jantungmu melantunkan ombak. Jemarimu menggulung rindu. Di ujung kelambu kalbu, bermanja menghelai lembar demi lembar rambutmu seakan menyisir pantai. Pasir adalah kanvas perjalananku, tempat setiap jejak kucetak dengan sajak, jejak yang kauhimpun di lengan ombak: memelukku. Pantai itu aku, selalu rapat di sisimu.

Hujan. Di sudut buku katakata berdesakan memasuki guguran hujan. Langit seakan berkilatan menggoreskan tanda seru. Cahaya menjelma gemuruh. Hujan membasuh unggun sajakku, mengeramas setiap aksara, menggenangi ruh huruf dengan bening airmata. Lalu tersisa sebagai butiran yang menetes di akhir paragraf. Dan di halaman berikutnya itu aku.

Aku, yang selalu hanyut bersamamu.

Puisi Cinta

Ku temukan puisi dalam sebait cinta

Tetes hujan yang melambai di kaca jendela ia mencari alamat sungai. Aku mencari alamat hatimu. Kutemukan telaga: sebuah genangan sunyi, tanpa ombak tanpa nyanyi, lalu kutenggelam dalam bening puisi. Itulah yang istimewa tentang dirimu, ketika segayung hujan membasuh telapak tanganmu, aku terhanyut di situ, lautan teduh dekapanmu. Maka aku menyamar hujan, memelukmu deras, mencium parasmu dengan kecup rintik yang tak pernah tuntas.

Di telapak tanganmu aku mengembara tanpa berhenti, menyusuri garisgaris sungai keberuntunganku. Setiap garis adalah makna. Membawaku pada muara bernama cinta. Aku di situ melukis sawahsawah yang menguning dengan jejak hidupku. Rerumputan, ilalang, kenangan, dan bunga-bunga rindu. Airmata dan semesta. Hujan dan doa. Membentangkan tenda cahaya tempat kita menghabiskan waktu dan bara. Setiap bintang adalah karunia. Setiap titik waktu yang aku petik untukmu.

Aku ingin menulis seperti sebaris embun yang kauselipkan pada seliris kuntum di bibirmu. Cukup manis walau hanya sebait senyum. Kutahu, puisi tak selalu tercipta dari kata. Tetapi hanya dengan kata kumampu menceritakan puisi ini padamu.

puisi

Rinduku,ragaku, dan jiwaku Rindu,,

ketika lepas terlahir dari ragamu…
aku membiru ibu…..
seolah aku dan tangisku tau…
aku kini tak menyatu dalam tubuhmu…

seperti itu aku saat ini….
hatiku membiru dalam kalbu
jiwaku terpaku dalam rindu..
ya…..!!karena aku jauh darimu

tangisku sekarang tak mampu merayu
dalam setiap layu ragaku
aku hanya mampu memanggil dalam setiap mimpku
dalam lelap dan dalam lelah langkahku
i luv u ibu…..ijinkan aku bersujud mencium kakimu!!

Read more: http://www.gudangpuisi.com/2011/06/rindukuragaku-dan-jiwaku-rindu-ibu.html#ixzz1T2lPxFmQ